Tuesday, March 24, 2020

Cara Konfigurasi Samba Server Menggunakan User Authentication dan Anonymous pada Debian 9.7

Pengertian Samba Server
        Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platform system operasi Linux(UNIX) dengan mesin Windows yang dijalankan dalam suatu jaringan komputer. Samba merupakan aplikasi dari UNIX dan Linux, yang dikenal dengan SMB(Service Message Block) protocol. Banyak sistem operasi seperti Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB untuk menciptakan jaringan client/server. Protokol Samba memungkinkan server Linux/UNIX untuk berkomunikasi dengan mesin client yang mengunakan OS Windows dalam satu jaringan.
  Samba adalah sebuah software yang bekerja di sistem operasi linux, unix dan windows yang menggunakan protokol network smb (server massage block). Smb adalah sebuah protokol komunikasi data yang juga digunakan oleh Microsoft dan OS/2 untuk menampilkan fungsi jaringan client-server yang menyediakan sharing file dan printer serta tugas-tugas lainnya yang berhubungan.
 Samba adalah himpunan aplikasi yang bertujuan agar komputer dengan sistem operasi Linux, BSD( atau UNIX lainnya) dapat bertindak sebagai file dan print server yang berbasis protokol SMB (session message block).

Fungsi Samba Server
1.      Menghubungkan antara mesin Linux (UNIX) dengan mesin Windows. Sebagai perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh samba software, mulai dari menjembatani sharing file, sharing device, PDC, firewall, DNS, DHCP, FTP, webserver, sebagai gateway, mail server, proxy dan lain-lain. Fasilitas pengremote seperti telnet dan ssh juga tersedia. Salah satu keunggulan lainnya adalah adanya aplikasi pengaturan yang tidak lagi hanya berbasis teks, tetapi juga berbasis grafis yaitu swat. Menempatkan masin Linux/UNIX sebagai PDC (Primary Domain Controller) seperti yang dilakukan oleh NT dalam jaringan Wondows.
2.     Samba PDC (Primary Domain Controller) bertujuan sebagai komputer yang akan melakukan validasi user kepada setiap client yang akan bergabung dalam satu domain tertentu, dengan kata lain hanya user yang terdaftar yang diijinkan masuk ke domain tersebut dan mengakses semua fasilitas domain yang disediakan.
3.       Dapat berfungsi sebagai domain controller pada jaringan Microsoft Windows.

Keunggulan Samba Server
  • Gratis atau free.
  • Tersedia untuk berbagai macam platform.
  • Mudah dikonfigurasi oleh administrator.
  • Sudah terhubung langsung dengan jaringan dan jarang ditemui masalah dalam penggunaannya di  jaringan.
  • Mudah dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan administrator.
  • Dapat diandalkan karena jarang terjadi kesalahan, kecuali sever computer anda bermasalah       dengan   perangkat kerasnya.
  • Mempunyai performa yang maksimal.       

Bahan yang kita butuh kan :
  • File Iso Debian-9.7.0-amd64-DVD-1

Konfigurasi Samba Server Debian 9.7

1. Topology :



2. Melihat Ip yang kita gunakan dengan cara : ifconfig



3. Install paket aplikasi yang akan kita gunakan yaitu samba bagian untuk server
    dengan cara : apt-get install samba -y



4. Masuk ke folder samba dengan cara : cd /etc/samba/
    Copy file utama dari samba dengan cara : cp smb.conf smb.conf.backup



5. Edit file yang terdapat pada smb.conf dengan cara : nano smb.conf



6. Tambahkan Perintah ini di bagian paling bawah :
 
    [UserNida]
    path                 = /home/user/
    browseable      = yes
    writeable         = yes
    valid user        = userpercobaan
    guest ok          = no

   [AnonymousNida]
   path                 = /home/anonymous/
   browseable      = yes
   writeable         = yes
   guest ok          = yes


Penjelasan :
  1. [UserNida]           : Tampilan file sharing direktori ketika diakses client bernama UserNida
  2. Path /home/user   : merupakan patch samba UserNida
  3. Valid users           : userpercobaan adalah daftar nama user yang diperbolehkan mengakses                                         samba.
  4. Writeable = yes    : artinya user memiliki hak akses mengedit data pada samba.
  5. Browseable = yes : sistem mengijinkan user melihat dan melakukan browsing data samba.
  6. Guest ok = no       : artinya user anonymous atau user tamu tidak diperbolehkan melihat atau                                      melakukan browsing data.

7. Membuat user samba dengan nama userpercobaan 




8. Membuat passward user dengan cara : smbpasswd -a userpercobaan

 


9. Mengecek file smb.conf yang telah dibuat apakah sudah ada dengan cara : testparm




10. Masuk ke direktori /home/user setelah itu buat file dengan cara : touch percobaanuser



11. Selanjutnya membuat direktori manual, buat terlebih dahulu direktorinya kemudian buat file yang sama seperti sebelumnya



12. Restart konfigurasi samba dengan cara : /etc/init.d/samba restart



13. Mengecek status samba apakah sudah aktif atau belum dengan cara : /etc/init.d/samba status



Pengujian User

1. Karena kita ingin menguji samba pada server terlebih dahulu, maka kita harus install samba client dengan cara :   apt-get install smbclient -y



2. Pengujian selanjutnya dengan cara : smbclient -U userpercobaan //26.26.26.26/UserNida



3. Pengujian selanjutnya di komputer client. Atur terlebih dahulu IP address sesuai dengan IP address yang ada di server.


4. Tekan tombol kombinasi widows + R pada keyboard untuk menampilkan kotak Run.
Ketik alamat samba server seperti ini \\26.26.26.26\UserNida untuk mengakses sharing data



5. Disini kita di minta untuk mengisi username dan password yang sudah dibuat saat setting server



6. Hasil tampilan windows explorer yang menampilkan konten sharing data dalam samba server telah berhasil seperti gambar dibawah ini



Pengujian Anonymous

1. Tekan tombol kombinasi windows + R untuk menampilkan kotak Run.
Ketik alamat samba server dengan cara : \\26.26.26.26\AnonymousNida. ( untuk mengakses sharing data )


2. Selanjutnya akan dibawa ke tampilan windows explorer yang menampilkan konten sharing data dalam samba sever.

Selesai...

Sunday, February 16, 2020

Konfigurasi File Server Via VMWare

File Server Resource Manager (FSRM) adalah layanan peran di Windows Server yang memungkinkan anda untuk mengola dan mengklasifikasikan data yang akan disimpan di server file.

FSRM ini memiliki beberapa fitur, yaitu : Quota management, File management task, Screening dan Storage management report.

Disini saya akan melakukan Konfigurasi Quota
Penggunaan quota ini ada 2 macam, yaitu : Hard quota dan Soft quota.
1. Hard quota : digunakan jika data atau file sudah terpenuhi maka akan ada notifikasi bahwa volume melebihi batas dari quota yang terpakai,

2. Soft quota : digunakan tidak memberlakukan batas quota  namun ketika batas melebihi makan dia akan memberikan notifikasi.

Mulai saja langkah konfigurasinya, sebelumnya di sini saya sudah menginstall Windows Server 

1. Buka Server Manager, klik Add roles and features.



2. Install fitur FSRMnya  tab Manage yg ada di kanan atas dan pilih Add roles and features



3. Pilih Role-based or feature-based installation untuk konfigurasi single



4. Pada Server selection, pilih Select a server from the server pool dan klik nama server yang akan dijadikan untuk menginstall FSRM



5. Pada Server roles ceklis File Server Resource Manager yang ada di submenu File and iSCSI Services



6. Kemudian akan muncul pop up pemberitahuan bahwa kita akan melakukan penginstallan FSRM beserta ketentuan-ketentuannya. Klik Add features



7. Pada Features kita skip saja dengan klik Next, karena tidak ada fitur tambahan yang diperlukan



8.  Klik Restart the destination server automatically if required kemudian klik tombol Install



9. Klik yes untuk melanjutkannya



10. Klik Install untuk menginstall yang kita ingin instal



11. Jika proses install FSRM sudah selesai maka klik Close



12. Selanjutnya menuju ke tools dan pilih File Server Resource Manager yang sudah kita instal tadi



13. Klik Quota Management kemudian pilih dan klik Quota Templates.



14. Disini kita bisa mencopy template yang sudah ada atau bisa juga meng create template baru, karena disini kita ingin buat baru jadi kita pilih Create quota template



15. Isi Template name sesuai dengan keinginan dari deskripsi (Optional) boleh diisi atau tidak. Pada space limit bisa diisi sesuai dengan keinginan dan type satuannya bisa menggunakan KB, MB, GB, atau TB



16. Kemudian kalian beri centang pada gambar dibawah ini untuk memberikan notifikasi yang nantinya akan diterima oleh Email untu Administrator


17. Kemudian akan muncul sebuah peringatan yang berarti bahwa ada sebuah SMTP server yang belum terinstall oleh mail server. Jadi disini kita klik YES saja.



18. kemudian pada bagian Event Log, berikan centang pada Send warning to event log untuk memberikan sebuah notifikasi pada Event Viewer nantinya.



19. Untuk bagian report, pilih sesuai report yang diinginkan dengan memberikan ceklist pada Generate Report. Kemudian ada beberapa pilihan report. Pilihannya itu sesuai dengan keinginan kalian 


 20. Klik yes untuk menyelesaikanya




21. Langkah terakhir Create Quota Templet  dibagian ini klik Ok 


22. Setelah kita berhasil mengcreate template baru, maka akan ada penambahan pada Quota Template yang telah kita daftarkan sebelumnya.



21. Selanjutnya masuk ke folder Quotes. Sebelumnya kalian buat terlebih dahulu folder yang nantinya akan diarahkan pada Path yang akan dibuat. Jika sudah klik Create



22. Setelah itu akan muncul sebuah penambahan quota baru dengan menyesuaikan Source Template yang dibuat.




  • VERIFIKASI

1. kita telah membuat penambahan quota yang telah kita buat barusan. Sekarang kita akan melakukan percobaan dengan menggunakan VirtualBox. kita akan coba melakukan Copy VirtualBox.


2. Kemudian kita paste dibagian folder yang sudah dibuat 


3. Karena space yang digunakan terlalu besar maka akan muncul pop up seperti dibawah ini


4. Melakukan pengujian file lakukan seperti ini, klik kanan pilih "properties"


5. Masuk ke " Sharing " klik tulisan " Advanced Sharing " 


6. Centang share this folder, kamudian klik permissions



7. Pilih " Add " untuk menambahkan



8. Klik Advanced > find now > User administrator > Ok



9. Di bagian pop up permissions pilih allow semua


10. Lanjut langsung klik "Ok saja", karena tidak ada yang kita ubah lagi dibagian ini
 

11. Karena tadi  sudah ok kembali ke awal masuk tadi sampai sini klik close


  • VERIFIKASI DI WINDOWS 10
1. Setting network adapter ubah network jadi  LAN segment 


2. Pindah ke windows 10 ubah terlebih dahulu network adapter nya seperti yang tadi sama networknya pilih LAN segment 


3. Untuk masuk ke folder yang dibuat sebelumnya kita ke Ethernet masukkan IP address agar nantinya mencari folder menggunakan IP bisa terhubung 


4. Disini sini saya mencari folder dengan menggunakan IP 


5. Setelah sudah muncul folder, klik folder Quota


6. Buat folder baru, klik kanan pilih New > Folder  jadi deh 



Popular Posts